Pembagian Area Panggung untuk Penari: Kanan, Kiri, 9 Area

Diterbitkan

Kalau koreografer cuma bilang "geser ke kanan" tanpa menyebut kanan siapa, separuh tim biasanya bergerak ke sisi yang salah: yang membayangkan diri duduk di kursi penonton ke satu arah, yang berpikir sebagai penari ke arah sebaliknya. Kosakata panggung yang sama untuk semua anggota mencegah kekacauan itu, apalagi ketika formasi berganti dalam hitungan detik. Panduan ini membahas konvensi kanan-kiri yang dipakai teater Indonesia dan dari sudut pandang siapa ia ditetapkan, pembagian 9 area panggung, bobot visual tiap area, tanda di lantai, cara mengajarkannya ke tim, lalu cara membaca semua itu di denah Stancz.

Sudut pandang: dari kursi penonton atau dari panggung

Di teater Indonesia, kanan dan kiri panggung ditetapkan dari sudut pandang pemain yang berdiri di panggung dan menghadap penonton. Modul Teknik Pemeranan 1 karya Eko Santosa (Direktorat Pembinaan SMK, 2013) menuliskannya dengan jelas: yang dimaksud kanan dan kiri adalah kanan dan kiri pemeran ketika menghadap penonton. Situs teater PojokSeni menjelaskan hal yang sama untuk instruksi sutradara: "kanan panggung" dilihat dari posisi aktor, sehingga bagi penonton bagian itu justru tampak di sebelah kiri. Jadi, kanan panggung adalah sisi tangan kananmu saat kamu menari menghadap penonton. Dalam sumber berbahasa Indonesia yang kami baca, tidak ada yang menetapkannya dari kursi penonton.

Kami tidak menemukan konvensi asli Indonesia yang berbeda, dan tampaknya sistem ini dipinjam dari teater berbahasa Inggris. Modul-modul Eko Santosa bersandar pada buku akting berbahasa Inggris (Snyder dan Drumsta untuk posisi tubuh, David Grote untuk kekuatan area), dan pembagiannya identik dengan stage right dan stage left. Istilah "panggung atas" dan "panggung bawah" pun tampaknya padanan langsung dari upstage dan downstage: menurut BBC Bitesize, kata downstage berasal dari masa ketika lantai panggung dibuat miring menurun ke arah penonton. Jembatan keledai khas Indonesia juga tidak kami temukan, jadi pegang definisinya saja: kanan panggung adalah tangan kanan penari yang menghadap penonton. Kalau maksudmu kanan dari kursi, sebut "kanan penonton", seperti istilah "kanan house" yang dipakai PojokSeni.

Sistem lain yang akan kamu temui mudah dipetakan. Bahasa Inggris memakai sudut pandang yang sama dengan kita: menurut BBC Bitesize, stage right adalah sisi kanan pemain yang memandang penonton, jadi stage right sama dengan kanan panggung dan stage left sama dengan kiri panggung. Bahasa Prancis justru memakai sudut pandang penonton: Wikipedia Prancis menyebut côté cour sebagai sisi kanan panggung dilihat dari penonton, artinya côté cour = stage left = kiri panggung, dan côté jardin = kanan panggung. Bahasa Jepang serupa dengan Prancis: menurut Wikipedia Jepang, 上手 (kamite) adalah sisi kanan dilihat dari kursi penonton, yaitu stage left, sedangkan 下手 (shimote) adalah stage right. Jebakan terakhir ada di studio: cermin membalik gambar, jadi yang kamu lihat di cermin tidak sama dengan yang dilihat penonton.

Area panggung: depan-belakang, 9 area, dan sayap

Sumbu pertama adalah kedalaman. Modul Teknik Pemeranan 1 menyebut area yang paling dekat dengan penonton sebagai panggung bawah atau depan, dan area yang paling dekat dengan dinding atau backdrop sebagai panggung atas atau belakang; PojokSeni juga menjelaskan bahwa "atas" berarti posisi terjauh dari penonton. Dengan penari, kata depan dan belakang biasanya lebih cepat dipahami, tapi kenali juga atas dan bawah supaya kamu tidak bingung membaca naskah atau catatan sutradara teater. Waspadai satu ambiguitas: dalam bahasa sehari-hari, "belakang panggung" juga berarti backstage, dan The Jakarta Post, misalnya, menerjemahkan judul drama musikal Belakang Panggung sebagai Backstage. Untuk area main, katakan "area belakang"; untuk ruang di luar pandangan penonton, katakan "backstage".

Area main lalu dibagi tiga kali tiga. Modul yang sama mencantumkan 9 area: depan kanan, depan tengah, depan kiri, tengah kanan, tengah, tengah kiri, belakang kanan, belakang tengah, dan belakang kiri, dengan kanan dan kiri dari sudut pandang pemeran. Tirto, mengutip buku Dasar Tata Artistik 2 karya Eko Santoso, memakai pembagian sembilan yang sama untuk menyeimbangkan dekorasi. Sumber Indonesia yang kami baca menulis nama area secara lengkap, tanpa singkatan baku; diagram berbahasa Inggris menyingkatnya, misalnya DR untuk down right atau UL untuk up left (glosarium theatrecrafts.com). Modul Teknik Pemeranan 2 juga memakai bentuk seperti "area kiri atas", jadi pastikan seluruh tim tahu bahwa atas berarti belakang.

Di kanan dan kiri area main ada sayap panggung. Materi Seni Budaya SMA 3 Bantul menggambarkan sayap (side wing) sebagai bagian kanan dan kiri panggung yang tersembunyi dari penonton, tempat aktor menunggu giliran tampil; glosarium Teknik Pemeranan 1 menambahkan bahwa side wing terbuat dari kain yang digantung berlapis dan menjadi jalur keluar-masuk pemeran. Materi yang sama menyebut panggung proscenium sebagai panggung bingkai, karena penonton menonton dari satu arah lewat sebuah bingkai, dan apron sebagai area di depan bingkai itu. Untuk tim tari, tentukan sejak awal dari sayap mana setiap penari masuk dan keluar, dan sebut sayapnya dengan kanan atau kiri panggung, bukan dengan kanan atau kiri penonton.

Bobot visual tiap area

Modul Teknik Pemeranan 2 karya Eko Santosa (2013), merujuk David Grote, menyatakan bahwa beberapa area panggung punya kekuatan lebih besar daripada area lain, dan kekuatan itu terkait dengan kejelasan visual: panggung kosong tampak sama di semua bagian, tetapi begitu ada pemain, posisinya menentukan seberapa kuat ia menarik perhatian. Untuk panggung proscenium, prinsipnya: area yang lebih dekat dengan penonton lebih kuat daripada yang jauh, area tengah lebih kuat daripada sisi kiri dan kanan, dan area yang lebih terang lebih menarik perhatian daripada yang redup. Teknik Pemeranan 1 menambahkan bahwa pemain di depan menjadi pusat perhatian karena paling jelas terlihat, sedangkan area belakang biasanya dipakai untuk adegan yang bersifat rahasia atau misterius.

Anggap semua ini konvensi komposisi, bukan hukum. Modul yang sama menunjukkan bahwa pusat perhatian bisa dipindahkan cukup dengan arah pandang: kalau semua pemain menoleh ke orang di area kiri atas, perhatian penonton ikut ke sana. Cahaya pun bisa menggeser fokus, karena area yang lebih terang lebih menarik perhatian. Yang paling sering dilupakan adalah posisi penonton. Penonton di kursi tengah melihat sembilan area dengan seimbang, sedangkan penonton yang duduk dekat sisi kanan ruangan melihat area di dekat sayap pada sisinya dari sudut yang tajam, dan bingkai panggung bisa menutupi sebagiannya; dari baris pertama, penari di depan lebih mudah menutupi yang di belakang. Untuk perpindahan, Teknik Pemeranan 2 menyarankan lintasan diagonal yang sedikit melengkung supaya tubuh tetap terlihat jelas.

Untuk grup penari, terjemahkan prinsip itu menjadi keputusan sederhana. Taruh solois atau momen puncak di tengah depan, karena di situlah kekuatan area dekat dan area tengah bertemu. Jangan memadatkan seluruh grup di garis depan: susun baris secara selang-seling agar setiap wajah punya celah pandang ke penonton. Gunakan area belakang untuk masuk, untuk membangun suasana, atau untuk penari yang sedang tidak menjadi fokus. Kalau fokus harus berpindah ke penari di pinggir, arahkan pandangan grup ke dia, dan bicarakan dengan penata cahaya. Lalu cek formasi dari beberapa kursi, bukan hanya dari tengah: susunan yang tampak seimbang dari kursi tengah bisa terlihat timpang dari sisi ruangan.

Nomor posisi dan tanda di lantai

Dalam sumber berbahasa Indonesia yang kami baca, kami tidak menemukan sistem nomor posisi panggung yang baku: modul teater menamai area dengan kata (depan kanan, tengah, belakang kiri), bukan dengan angka. Praktik yang bisa kamu pakai: tandai titik tengah panggung dan garis tengah dari depan ke belakang, lalu beri tanda setiap meter di sepanjang tepi depan, misalnya 1, 2, 3 ke arah kanan panggung dan ke arah kiri panggung. Dengan begitu, instruksi seperti "dua meter ke kiri panggung dari tengah, baris kedua" bisa dipahami semua orang. Kalau kamu memakai nomor, tulis juga sudut pandangnya di catatan latihan, supaya nomor 2 tidak dibaca dari arah yang terbalik.

Di teater berbahasa Inggris, tanda posisi di lantai disebut spike. Menurut Wikipedia Inggris, spike biasanya dibuat dari potongan selotip, posisi pemain ditandai dengan silang kecil, produksi besar memakai warna berbeda untuk membedakan barang dan pemain, dan untuk kondisi gelap dipakai pita fosfor atau glow tape. Kami tidak menemukan istilah teknis Indonesia yang baku untuk tanda ini; yang dipakai sehari-hari adalah nama bahannya. Wikipedia Indonesia mendefinisikan lakban (dari bahasa Belanda plakband) sebagai selotip atau pita perekat berukuran besar, dan toko daring menjual pita fosfor sebagai "lakban glow in the dark" atau pita berpendar dalam gelap untuk menandai lantai dan anak tangga. Satu warna per penari atau per grup membuat tanda lebih cepat dibaca.

Jangan menandai semuanya. Wikipedia Inggris mencatat bahwa tanda untuk pemain umumnya hanya dipasang ketika posisi harus tepat, misalnya demi keselamatan atau karena titik cahaya khusus. Untuk tari, cukup tandai tengah, batas depan, dan posisi kunci dari formasi yang sulit. Pilih pita yang tidak meninggalkan residu: menurut sumber yang sama, selotip gaffer berkualitas memakai perekat karet sintetis yang lepas bersih, dan selotip vinil bening, jenis yang dipakai untuk menyambung lantai tari, bisa melindungi tanda dan lebih mudah dilepas. Kalau beberapa koreografi memakai panggung yang sama, beri warna atau tulisan berbeda per koreografi, lalu cabut tanda yang tidak dipakai lagi setelah gladi. Minta izin pengelola gedung sebelum menempel apa pun di lantainya.

Menyampaikan denah ke tim

Aturan pertama: sebut sudut pandang di setiap instruksi. "Ke kanan panggung" dan "ke kanan penonton" adalah dua arah yang berlawanan, dan satu kata yang hilang cukup untuk membuat tim bertabrakan. Aturan kedua: satu sistem untuk satu tim. Karena modul teater Indonesia dan istilah stage right/left sama-sama memakai sudut pandang penari yang menghadap penonton, sistem itulah yang paling mudah dipertahankan saat kamu pindah ke gedung lain atau bekerja dengan kru teknis. Tulis aturan itu di catatan latihan, dan koreksi setiap kali ada yang memakai sistem lain, termasuk dirimu sendiri ketika sedang menonton latihan dari depan.

Di studio, jadikan dinding cermin sebagai arah penonton. Saat penari menghadap cermin, mereka menghadap "penonton", sehingga tangan kanan mereka menunjuk kanan panggung. Tapi ingat, gambar di cermin tidak sama dengan pandangan penonton: kanan panggung tampak di sisi kanan cermin, sedangkan penonton melihatnya di sebelah kiri. Saat kamu berdiri di depan tim dan menghadap mereka, kananmu adalah kiri mereka; kalau kamu memberi contoh gerak sambil menghadap tim, katakan apakah mereka harus mencerminkanmu. Pindahkan juga tanda panggung ke lantai studio: titik tengah, garis tengah, serta lebar dan kedalaman panggung yang sebenarnya, supaya jarak antarpenari sudah terlatih sebelum pentas.

Berikan setiap penari posisinya untuk setiap formasi, dalam bentuk denah atau daftar yang menyebut area dan jaraknya dari tengah. Formasi berbeda dari pola lantai, istilah sekolah yang menurut Modul 5 Kemendikbud 2020, seperti dikutip detikEdu, berarti pola perpindahan penari untuk menguasai panggung: formasi adalah susunan penari pada satu saat, pola lantai adalah jalannya. Setelah itu, sesuaikan ulang di panggung yang sebenarnya saat gladi kotor dan gladi bersih, karena ukuran panggung, sayap, dan cahaya jarang sama dengan studio. Terakhir, turunlah ke kursi penonton dan lihat formasimu dari tengah, dari sisi kanan dan kiri ruangan, dan dari baris depan.

Menyiapkan denah panggung dengan Stancz

Stancz adalah aplikasi koreografi untuk menempatkan penari di panggung sesuai skala, merangkai formasi, dan melihat transisi antarformasi teranimasi mengikuti musik, dalam tampilan 2D dari atas, tampilan 3D, dan tampilan penonton. Stancz berjalan di browser komputer (PC atau Mac) tanpa instalasi, dan tersedia sebagai aplikasi iPhone, iPad, dan Android dengan akun yang sama di semua perangkat. Versi gratisnya mencakup hingga 3 koreografi dan 4 formasi per koreografi; ada juga langganan berbayar. Stancz menyediakan 19 preset, yaitu bentuk siap pakai yang menyesuaikan diri dengan jumlah penari, dan bisa menampung hingga 500 penari per koreografi.

Panggung diatur dengan lebar dan kedalaman dalam meter (bawaannya 10 × 6 m) dan berlabel PANGGUNG · 10,00×6,00 m. Di Tampilan 2D, penggaris di atas dan di kiri menampilkan angka setiap meter dan garis setiap 50 cm, dengan angka 0 di sudut kiri; dua garis tengah putus-putus selalu terlihat dan bertemu di titik tengah yang ditandai silang kecil. Label DEPAN PANGGUNG ada di bawah tepi depan, yaitu sisi penonton di bagian bawah denah, dan BELAKANG di atas tepi belakang. Kamu bisa menampilkan atau menyembunyikan Grid, memakai Rekat agar penari menempel ke grid, dan menampilkan nomor penari. Tampilan 2D tidak menulis kanan atau kiri, jadi bacalah sendiri: karena penonton ada di bawah, sisi kanan denah adalah kanan penonton, yaitu kiri panggung menurut konvensi Indonesia, stage left, côté cour, dan 上手.

Tampilan penonton menjawab hal yang tidak bisa dijawab denah: apa yang terlihat dari kursi tertentu. Di panel Pilih tempat dudukmu, kamu memilih kursi bernama (Kursi tengah; Baris pertama; Baris pertama, kanan; Sisi kiri; Sisi kanan; Juri; Balkon; Kamera) atau menyentuh satu kursi di Denah ruangan, yang menandai kiri dan kanan dari sudut pandang penonton, jadi Sisi kanan ada di sisi kiri panggung. Kamera pindah ke kursi itu dan membingkai tim, lalu tampilan ini menyebut siapa tertutup dan di belakang siapa, atau menampilkan "Semua penari terlihat dari tempat ini." Ada juga Tampilan 3D. Berbagi koreografi dalam mode baca saja gratis: penari bisa melihatnya, dan tombol Sorot saya menonjolkan penari mereka sendiri. Batasannya: tidak ada ekspor PDF, tidak bisa diedit beberapa orang sekaligus, dan Stancz tidak mengurus administrasi sekolah tari.

Pertanyaan umum

Kanan panggung itu kanan penari atau kanan penonton?
Kanan penari. Modul Teknik Pemeranan 1 karya Eko Santosa (2013) menetapkan kanan dan kiri panggung dari sudut pandang pemeran yang menghadap penonton, dan PojokSeni menjelaskan hal yang sama. Jadi kanan panggung tampak di sebelah kiri bagi penonton. Kalau maksudmu sisi dari kursi, katakan "kanan penonton" supaya tidak ada yang salah arah.
Apa saja pembagian area panggung?
Menurut modul teater SMK karya Eko Santosa, area panggung dibagi menjadi 9: depan kanan, depan tengah, depan kiri, tengah kanan, tengah, tengah kiri, belakang kanan, belakang tengah, dan belakang kiri. Depan juga disebut panggung bawah, belakang disebut panggung atas. Di kanan dan kiri ada sayap (side wing), tempat pemain menunggu giliran dan keluar-masuk panggung.
Apa padanan stage left, stage right, upstage, dan downstage dalam bahasa Indonesia?
Stage right adalah kanan panggung dan stage left adalah kiri panggung, karena keduanya memakai sudut pandang pemain yang menghadap penonton. Upstage adalah panggung atas atau belakang, downstage adalah panggung bawah atau depan. Hati-hati dengan sumber Prancis dan Jepang: côté cour dan 上手 (kamite) adalah sisi kanan dilihat dari penonton, jadi sama dengan stage left, yaitu kiri panggung.
Pakai apa untuk menandai posisi penari di lantai panggung?
Di teater berbahasa Inggris tandanya disebut spike, biasanya silang kecil dari selotip; di Indonesia orang umumnya menyebut bahannya saja, lakban atau selotip. Pakai pita yang lepas bersih tanpa residu, satu warna per penari atau grup, dan pita fosfor, yang dijual sebagai lakban glow in the dark, untuk posisi yang harus ditemukan dalam gelap. Tandai hanya posisi yang benar-benar perlu tepat.
Adakah aplikasi gratis untuk membuat denah panggung dan menempatkan penari?
Ada, misalnya Stancz, aplikasi koreografi yang berjalan di browser PC atau Mac tanpa instalasi serta di iPhone, iPad, dan Android. Versi gratisnya mencakup hingga 3 koreografi dan 4 formasi per koreografi; ada juga langganan berbayar. Kamu menempatkan penari di panggung sesuai skala, memakai 19 preset, hingga 500 penari per koreografi, lalu mengecek formasi dalam tampilan 2D, 3D, dan tampilan penonton.

Sumber

Panduan ini berpijak pada referensi berikut, yang dibaca saat panduan ini ditulis.

  1. 1.repositori.kemendikdasmen.go.id
  2. 2.slideshare.net
  3. 3.pojokseni.com
  4. 4.tirto.id
  5. 5.senibudayasma3bantul.wordpress.com
  6. 6.bbc.co.uk
  7. 7.fr.wikipedia.org
  8. 8.ja.wikipedia.org
  9. 9.theatrecrafts.com
  10. 10.thejakartapost.com
  11. 11.en.wikipedia.org
  12. 12.id.wikipedia.org
  13. 13.tokopedia.com
  14. 14.detik.com

Baca juga

Kanan panggung itu kanan siapa? Pahami 9 area panggung, sayap, tanda lakban di lantai, dan cara membaca denah panggung bersama tim tarimu.

Mulai